Kamu Perlu Bangkit Meski Hatimu Pernah Kecewa

by

Cendika-Setiap kita tentunya pernah merasakan terluka oleh orang lain. Entah itu perkara omongan orang lain yang terkadang menyinggung hati, entah itu terluka karena patah hati, atau karena terluka oleh sebab-sebab yang lainnya.

Banyak hal yang tentunya menyebabkan hati kita terluka, yang pastinya bukan hanya perihal patah hati saja. Saat hati merasa terluka, tentunya ada kekecewaan yang juga kita rasakan yang meliputi diri ini. Merasa kecewa akibat terluka atau dilukai itu memang sah-sah saja. Sebab dibalik tangguhnya hati seseorang,

Allah juga menciptakan rasa sedih dan juga lemah yang tentunya akan kita rasakan. Jadi sekuat atau setangguh apapun kita, pastinya juga ada kelemahan yang kita miliki. Kita bisa saja merasa kuat akan setiap permasalahan yang menimpa, tapi yang namanya hati, tetap saja tidak bisa dibohongi.

Silahkan luapkan apa yang kamu rasakan akibat dilukai, tapi jangan lupa bangkit dan memulai kembali Kamu boleh saja marah. Kamu boleh saja kecewa. Dan kamu pun boleh saja kesal. Silahkan luapkan apa yang kamu rasakan akibat dilukai, tapi jangan lupa bahwa kamu pun harus bangkit dan memulai kembali.

Kamu pun harus bangkit dari semua rasa kecewamu. Biarkan saja hatimu meluapkan semua kekesalan dan amarah itu terlebih dahulu. Asalkan kekesalan dan amarah itu tidak kamu luapkan dan menjadikan orang lain sebagai imbas dari amarahmu.

Saat nanti ketika kamu sudah benar-benar merasa baik, bangkit lah dari keterpurukanmu itu. Bangkit lah dari rasa kecewamu itu. Dan bangkit lah dari rasa sebab pernah dilukai. Karena juga tak akan menjadi baik saat kamu terlalu lama berlarut-larut akibat terluka. Dan juga tak akan menjadi baik saat kamu terlalu terpuruk akibat rasa kecewa.

Tak mengapa rasa itu kamu alami saat ini. Dan tak perlu lah untuk kamu sesali. Apa yang terjadi biar lah terjadi. Kelak kedepan, hatimu akan lebih kuat lagi. Lebih kuat dalam menerima setiap cobaan yang diberikan dalam hidup. Kamu juga harus yakin dan percaya bahwa setiap apa yang terjadi itu pasti punya alasan dibaliknya. Hanya tergantung bagaimana kamu melihat setiap permasalahan yang ada.

Dilukai – melukai dan dikecewakan – mengecewakan, itu memanglah hal yang akan dirasakan. Entah itu nanti kamu yang akan dilukai atau kamu yang akan melukai. Entah itu nanti kamu yang akan dikecewakan atau mengecewakan. Apapun itu, belajar lah dari apa yang kamu lakukan dan kamu rasakan. Agar kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan agar kamu bisa lebih kuat lagi.

loading...